Perkiraan Biaya Toyota Kijang Innova

Satu hal yang kerap luput dari sebahagian besar masyarakat Indonesia saat bakal membeli mobil merupakan biaya kepemilikan atau dalam bahasa kerennya dinamakan sebagai Keseluruhan Ownership Cost (TOC). Berbicara TOC, Toyota Kijang Innova terbukti kompetitif.

TOC yaitu keseluruhan anggaran yang harus dikeluarkan pemilik mobil, sejak membeli mulai dari uang muka dan angsuran jikalau pembelian dilakukan dengan cara Kredit pajak yang mesti dibayarkan saban Th anggaran perawatan berkala yang berupa ongkos penggantian suku cadang dan servis, budget buat pembelian bahan bakar.

“Bahkan, sampai depresiasi atau penyusutan dari nilai mobil yang bersangkutan. Dan ini, bisa diliat ketika mobil dijual kembali, berapa harga Innova jual di pasar sekunder atau pasar mobil Second Tapi yang harus diperhatikan, melihat apakah TOC sebuah mobil itu kompetitif atau tidak, perbandingannya harus apple to apple, jadi apabila MPV medium bermesin bensin juga mesti dibandingkan dengan mobil sejenis dan sekelas dengan mesin yang sama Termasuk juga kubikasi mesinnya),” tutur Deputy General Manager Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM), Andri Widiyanto, saat ditemui Motoris di sela acara Toyota Jamboree 2019, di Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Innova

Andri Menyebutkan sampai sejauh ini TOC Toyota Kijang Innova sangat kompetitif. Pendapat Andri diamini Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy yang ditemui di tempat yang sama.

Seandainya harga, uang muka, Cicilan pajak, asuransi, itu relatif ya. Karena seluruh mobil dengan skema pembelian kredit Innova bisa mengalami fenomena yang sama. Namun yang penting yaitu anggaran perjalanan merupakan ongkos bahan bakar (BBM), selanjutnya anggaran perawatan baik untuk pembelian suku cadang maupun servis atau perbaikan. Seandainya Toyota (Kijang) Innova – baik bermesin bensin maupun diesel – Rata rata Rp 5, 1 juta – Rp 5,2 juta hingga jarak tempuh 50.000 Kilometer ungkap dia.

Anggaran bahan bakar Kijang Innova, kata Anton, relatif murah. Pasalnya – buat MPV medium – konsumsi bahan bakar mobil terbilang cukup efisien. Fakta ini telah dibuktikan oleh Motoris dengan melakukan perjalanan dari Jakarta – Solo, Jawa Tengah.

Toyota All New Kijang Innova Type G bermesin 2.0 liter th 2018, Kebanyakan konsumsi saat melintasi jalanan biasa – dan relatif macet- dalam jalan tol Palikanci hingga Semarang, Biasanya konsumsi BBM, mulai dari 8,7 km/liter – hingga 10,7 km/liter dengan kecepatan tidak konstan ialah dari 60 km/jam hingga 140 km/jam.

Diakui pemilik dan mekanik
Pernyataan Anton ataupun Andri bukanlah isapan jempol semata. Beberapa pemilik Toyota Kijang Innova maupun mekanik bengkel mengakui hal itu.

Jika anggaran perawatan, ongkos operasionalnya mahal, saya enggak mungkin bersi kukuh mulai dari tahun 2004 sampai sekarang memanfaatkan Toyota (Kijang) Innova. Maaf, saya ada beberapa mobil yang diperlukan sekeluarga, tetapi ke mana-mana dan paling disukai Kijang Innova. Biayanya murah kenyamanannnya oke,” ungkap Ketua Harian Toyota Innova Community, Fransisca FA saat ditemui di program Toyota Jamboree 2019, beberapa waktu lalu.

Pengakuan serupa diungkapkan pemilik All New Kijang Innova Tahun 2015 bermesin diesel, Willy Irwanto. Penduduk Puri Permata, Cipondoh, Tangerang ini menyebutkan budget perawatan mobilnya terjangkau dan tak merongrong kantong.

”Kita bicaranya sebuah MPV medium yaa. Buat mobil dengan mesin yang se gede itu, dengan kenyamanan yang diberikan. Biaya masih oke lah,” ucap dia saat ditemui Motoris, Selasa (3/12/2019).

Gambaran yang lebih pasti diberikan Service Advisor Bengkel Showroom Toyota di Cipondoh, Tangerang, Budiyanto. Baik Toyota Kijang Innova varian diesel maupun bensin,biaya perawatannya mudah dan ongkosnya relatif murah.

Karena sampai jarak tempuh 50.000 kilometer budget jasa servis masih Free Jadi pemilik kendaraan hanya membayar harga sparepart dan oli saja,” kata dia.

Pada masa enam bln Mula-mula atau jarak 10.000 Km budget perawatan Kijang Innova diesel yang dibutuhkan hanya sekitar Rp 850.000. Budget tersebut buat pembelian minyak pelumas atau oli, filter Hawa filter oli, serta gasket. Biaya-biaya perawatan itu memang naik, seiring dengan penggantian sparepart seiring dengan pemakaian mobil yang menempuh jarak lebih jauh.

  • Leave Comments